30 Day Blogging Challenge

30 Day Blogging Challenge: Rangkuman

Tahun ini saya memberanikan diri untuk mencoba hal baru! Sempat mencari-cari kira-kira apa yang bisa membuat blog saya lebih meriah sekaligus meningkatkan keinginan; kemauan; kegemaran menulis blog. Sampailah saya di situs Livelovesimple yang menyuguhkan tantangan menulis selama 30 hari.

Isi tantangannya blog sangat menarik dan sepertinya cukup menyenangkan untuk diterapkan. Berikut ini tantangan blog dari situs tersebut:

Sementara saya buat dalam versi bahasa Indonesia, kurang lebih sih begini ya. Ini mau digunakan versi bahasa Inggris atau bahasa Indonesia sih bebas sama aja intinya yang penting seru-seruan ngeblog.

30 Day Blogging Challenge list

(more…)

Read More

DIY Wedding : Cerita Persiapan Nikah

Akhir 2016 tampaknya waktu yang bagus untuk membagikan cerita tentang persiapan nikah. Ceritanya akan berdasarkan pengalaman pribadi, sedikit tips dan trik yang siapa tahu dapat digunakan. Semoga dapat berguna untuk yang ingin menyiapkan pernikahannya secara sederhana.

Karena persiapan pernikahan merupakan proses panjang yang membutuhkan kesabaran luar biasa, maka cerita persiapannya akan jadi beberapa seri postingan. (more…)

Read More

DIY Wedding: Cerita Tentang Undangan Pernikahan

Mengabarkan adanya acara pernikahan merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi. Salah satu cara mengabarkannya ialah dengan media undangan. Masuk dalam cerita undangan pernikahan yang saya pribadi ingin membuatnya spesial untuk diri sendiri, ah siapa yang tak mau itu coba.

Undangan pernikahan memiliki banyak pilihan mulai dari ingin dicetak atau digital, desain hingga jenis materi kertas yang ingin digunakan. Kertas undangan pernikahan pilihannya sangat beragam, dari kertas ivory yang punya efek mengkilap hingga linen yang punya tekstur unik. (more…)

Read More

DIY Wedding: Persiapan Baju Pengantin

Beralih pada topik yang kerap jadi perdebatan panjang seorang wanita dengan diri sendiri, pasangan atau orang tua. Baju pengantin merupakan komponen yang harus disiapkan dengan hati-hati, penuh perhitungan dan pertimbangan.

Tak jarang keinginan memiliki baju model tertentu malah berbenturan dengan aturan; keinginan; harapan dari pihak lain. Jangankan model, bahkan warna baju saja bisa jadi panjang pembahasannya. Inilah pentingnya tegas dalam mengambil keputusan, punya gambaran jelas soal baju yang ingin dipakai, dan tahu benar celah kompromi. (more…)

Read More

Meniti Ingatan Lewat Jurnal

Terkadang kalau sudah menghadapi banyak task dalam waktu bersamaan seringnya merasa kewalahan karena tidak semua hal bisa diingat dengan sempurna. Hal tersebut saya rasakan beberapa waktu belakangan, ketika mulai menumpuk pekerjaan dalam satu waktu rasanya 24 jam tak pernah cukup.

Kemudian mencari cara dan celah untuk bisa menata hidup selama sebulan. Menata mana prioritas, mana yang harus dilakukan, mana target yang harus dicapai dan apa saja yang telah dilakukan dalam rentang waktu satu bulan. Banyak ya, tapi pada akhirnya semua terjawab dengan jurnal. (more…)

Read More

Keterikatan dengan Mie Instant yang Susah Dipisahkan

Aha, ternyata saya ini bukan anak yang sehat-sehat banget kehidupannya. Sampai saat ini saya masih menggemari makan mie instan. Yah, sudah banyak teman mengingatkan jika “makan mie itu ga sehat” “jangan banyak-banyak makan mie” “mie bikin kanker”.

Bukan saya tidak peduli apa kata teman-teman saya soal mie ini. Tapi ada banyak kondisi di mana saya terpaksa makan mie instan. Yang paling relevan ialah praktis dan kondisi keuangan. Sebagai anak kos yang murni mengandalkan pendapatan sendiri, terkadang dihadapkan dalam kondisi keuangan serba mepet. Saya tak mungkin tidak makan, maka pilihan saya ada pada mie. (more…)

Read More

Kontemplasi dalam Hening

Sudah beberapa bulan ini rupanya saya tidak mengunggah tulisan di rumah ini. Tapi akhirnya rasa rindu menulis di sini mendorong saya kembali ke rumah. Karena sudah lama tidak menulis, mungkin bahasa yang akan saya tuliskan agak sedikit aneh. Namanya juga sudah lama tidak menulis.

Sebagai seorang yang pekerjaannya ialah menulis, beberapa bulan belakangan ini didera masalah klise tiada akhir. Mungkin istilah kerennya ialah stuck idea. Namun masalah ini lebih majemuk lagi, saya tak hanya terhenti di ide tapi juga kehilangan rasa dan gairah untuk menulis. Saya merasakan keterasingan dengan menulis, rasanya aneh jadi asing terhadap hal yang dulu sangat akrab. (more…)

Read More