Jumat: adalah Hari Baik

Tidak terpikirkan sebelumnya, jika hari Jumat selalu menyelamatkan hidup saya. Banyak hal-hal unik yang mengubah hidup datang pada hari Jumat. Mungkin ini kebetulan yang diatur oleh beliau – yang memberi hidup – kepada saya. Di hari Jumatlah saya menemukan; mendapatkan; diijinkan; dilancarkan; diterangkan; diajarkan; kehilangan; ditenangkan banyak hal. Ikatan dengan Jumat begitu sakral dan spesial saya rasakan.

151113-RIU-spleding

Bukan Pemuja Jumat

Mungkin kesan yang hadir saya begitu memuja hari Jumat, oh itu kurang tepat. Saya hanya berterimaksih dengan hadirnya hari bernama Jumat ini. Yang pernah saya dengar, Jumat adalah hari baik dan penuh berkah, meski tak menutup kemungkinan jika hari lain juga baik dan berkah. Saya masih kurang ilmu agamanya untuk memberi pernyataan tentang Jumat dari sisi agama.

Sepertinya setelah Sabtu sampai Kamis penuh dengan keruwetan dan keributan duniawi, kadang Jumat menjadi penengah. Mulai dari menjelang hari Jumat – malam Jumat – yang identik dengan cerita seram, sisi baiknya malam itu sebenarnya sangat tenang. Bisa jadi malam merenungkan segala hal dan memahami hidup.

Kesempatan di Jumat

Hal pertama yang saya ingat tentang Jumat adalah sebuah pembelajaran. Terkadang saya sebagai manusia cukup jumawa untuk mengatakan jika saya sempurna. Sehingga lupa akan kuasa lain. Dan entah mengapa Jumat memberikan banyak pembelajaran.

Seperti ketika hidup tak terus berjalan sesuai dengan rencanamu sendiri, atau segala hal yang kamu lakukan belum tentu dinilai cukup untuk orang lain, atau ketika perpisahan bukan diakhiri dengan punggung yang menjauh tapi lewat pias wajah tak berona.

Yang saya pelajari dari perpisahan adalah semuanya selalu menyakitkan bahkan untuk dikenang. Saya juga belajar jika usaha cukup kamu hargai sendiri saja tanpa perlu berpikir bagaimana orang lain menilai puas; cukup; pantas; sempurna. Dan hidup itu perihal takdir, sedangkan nasib adalah bagian kecil dari takdir yang sering kamu adukan kepada beliau.

Jumat ini juga saya belajar tentang kesempatan yang terlewat, hilang, dan akan datang. Mungkin banyak kesempatan saya lewatkan namun bukan berarti saya sesali. Bisa juga banyak kesempatan hilang karena prioritas hidup yang lalu. Tapi saya diingatkan tentang harapan yang terselip dari kesempatan di depan, perlahan mulai menunjukkan wujudnya.

 

 

Sekian racauan tentang hari Jumat.
1 comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Komunikasi Adalah Koentjie

Pernah merasa kesusahan dalam sebuah hubungan? Mau hubungan percintaan, atau hubungan pertemanan, atau mungkin hubungan profesional. Bisa jadi…