Tips Tetap Bersemangat Meski Kerja dari Rumah

Designed by Freepik

Bosan, tidak produktif, hingga kehilangan semangat memulai pekerjaan tampaknya mulai melanda insan manusia yang bekerja di rumah aja selama wabah corona ini. Kebijakan untuk work from home lama kelamaan membunuh semangat bekerja perlahan tapi pasti, kemudian memuntahkan beban rasa tak produktif selama seharian berada dalam rutinitas penuh keterbatasan. 

Tidak ada rumus atau jawaban pasti untuk menepis rasa bosan yang menghantui selepas seminggu di rumah saja. Namun berdasarkan pengalaman selama sekian tahun di rumah, ada beberapa hal yang bisa dan mulai dilakukan untuk mengurangi kebosanan itu. Hal-hal itu semua menyangkut rutinitas di pagi (setelah bangun tidur) sebelum mulai bekerja.

Menurut pendapat saya segala hal di hari ini dimulai dan ditentukan dari bagaimana persiapan sebelum menyentuh pekerjaan. Mungkin ada yang belum bisa bangun pagi, jadi hitungannya setelah bangun tidur saja ya biar lebih leluasa. Berikut beberapa persiapan dan tips yang bisa dilakukan untuk menambah semangat bekerja di rumah:

1. Jangan Lupakan Rutinitas Sebelumnya

Ini selalu saya tekankan kepada teman-teman yang memulai bekerja dari rumah. Tak meninggalkan rutinitas yang biasa dilalui selama ini, karena bekerja di rumah bukan waktu liburan. Ganti saja kegiatannya yang pasti harus tetap bergerak dan bersiap-siap. Misal jika sebelumnya butuh waktu satu jam untuk perjalanan rumah-kantor, satu jam itu bisa digunakan untuk menyapu atau membaca buku.

Meninggalkan kebiasaan merupakan awal dari perkara panjang yang sulit untuk dibentuk lagi. Biasanya kemudian akan merasa keteteran. Dengan tetap mempertahankan segala rutinitas, jika tiba saatnya kembali ke kantor maka tak ada kata kaget tiba-tiba harus rajin lagi. Karena pada dasarnya semua berjalan sama saja.

Untuk yang sekaligus mengurus rumah, kondisi bekerja di rumah bisa jadi situasi pelik di mana perhatian terbagi. Maka tak ada kesempatan untuk leha-leha, ini saat mendisiplinkan diri lebih lagi agar urusan rumah tak terbengkalai.

2. Mandi Setelah Bangun Tidur

<a href="http://www.freepik.com">Designed by Freepik</a>

Beberapa orang tertawa saat saya cerita saya harus dan wajib mandi seusai bangun tidur. Apapun tugas hari itu, mau kerjaan kantor atau pekerjaan rumah, saya harus memastikan diri sudah mandi. Sebenarnya ini merupakan cara saya tidak memberikan kesempatan diri untuk terlena saja. Kalau tidak mandi yang saya rasakan malah malas banget dan menunda banyak hal hingga akhirnya banyak yang terbengkalai.

Rumah itu tidak semuanya punya AC atau kipas angin, sedangkan cuaca di Indonesia ini cukup panas sehingga keringat mudah muncul. Bayangkan kerja sambil berkeringat, seberapa lama kamu akan bertahan dengan situasi itu. Belum lagi kalau bau badan menusuk hidung sendiri, makin tak nyaman pasti. Jadi usul saya untuk meningkatkan semangat dimulai dengan mandi!

3. Berdandan yang Baik untuk Menaikkan Suasana Hati

Berdandan merupakan salah satu langkah menaikkan suasana hati jadi senang, rasa senang ini membuat saya bersemangat memulai hari dan menghadapi pekerjaan. Ketika saya cerita ke teman, konsep mandi lalu dandan waktu kerja di rumah itu dipandang aneh. Namun bagi saya sendiri saat merawat diri dan berdandan ini menjadi mood booster setiap hari.

Tak perlu jauh-jauhlah dandannya, jika sudah bisa bahagia dengan pakai lipstik dan sunscreen pun tak masalah. Terkadang jika mood sangat jelek, saya akan memantaskan diri berdandan lebih lengkap. Paling tidak mood tidak terjun bebas saat lihat muka sendiri dalam kondisi kucel.

Dandan ini juga mencakup mengganti baju ya, ganti baju harian yang bersih atau mungkin baju kerja. Jangan mempertahankan baju tidur semalam, sudah bau asem. Akhiri rutinitas dandan ini dengan mengenakan pewangi tubuh mulai dari lotion hingga parfum.

Mungkin kalau untuk pria kegiatan ini bisa menggunakan deodoran, parfum, menyisir rambut. Jika ada kebiasaan mengoleskan krim pagi atau lotion juga boleh. Suasana diri yang segar akan menambah semangat memulai kerja!

4. Berkomunikasi dengan Teman

Berada di lingkungan yang sama dengan rutinitas monoton akan menumbuhkan rasa bosan. Ada beberapa orang (termasuk saya juga) yang rasa bosan itu berkembang jadi murung dan merasa sendirian, padahal dalam rumah tak hanya saya saja seorang. Rasa kesendirian jika dibiarkan akan memburuk, terlebih jika kamu dulunya sering berinteraksi dengan orang lain.

Saran yang bisa saya berikan (dan saya lakukan sendiri) ialah terus berkomunikasi dengan teman. Melalui chat atau video call, saling menyapa dan berkabar kondisi terkini di rumah masing-masing akan sedikit memupuskan rasa kesendirian itu. Atau kamu juga bisa bersapa dengan teman di media sosial seperti Twitter, Facebook, atau Instagram.

Segala cara untuk tetap terhubung dengan teman atau keluarga sangat saya anjurkan untuk dilakukan. Karena komunikasi ini akan menumbuhkan rasa hangat untuk terus berjuang selama masa work from home. Dan pastinya menumbuhkan semangat bekerja karena tidak merasa kesepian lagi.

5. Sarapan Sebelum Bekerja

Sarapan merupakan hal penting yang tak boleh dilewatkan. Meski mungkin mobilitas selama berada di rumah jadi berkurang, kamu tetap harus sarapan ya. Kalau menghadapi pekerjaan yang menegangkan, perut kosong bisa membuatmu sakit hingga tidak fokus bekerja.

Kalau saya sendiri selalu menyempatkan mengkonsumsi karbo seperti roti. Tak perlu banyak porsinya, yang penting ada asupan. Saya juga memastikan untuk meminum kopi di pagi hari. Apabila mulai kesusahan memesan kopi dari coffee shop, kamu bisa menyiapkan kopi saset atau kopi bubuk sendiri. 

Bila dirasa kopi kurang sehat, minuman lain yang hangat dan biasa diminum wajib banget dihidangkan ya. Yang terpenting selalu menjaga kesehatan perut dengan sarapan.

6. Buat Ruangan Wangi Sebelum Bekerja

Untuk meningkatkan suasana hati saat bekerja, ruangan dengan aroma menyegarkan bisa jadi solusi. Kamu bisa menyemprotkan pewangi ruangan, kalau tak ada bisa pakai parfum, atau diffuser dengan aroma peppermint yang segar. Kalau mentok bisa pakai pewangi pakaian saat setrika itu juga ga papa, apa saja yang bisa buat ruangan wangi.

<a href="http://www.freepik.com">Designed by Freepik</a>

Apabila kamu punya kesempatan, tak ada salahnya untuk menghias ruangan. Bisa dengan menambahkan aksen dari bunga agar lebih kesan, merapikan meja kerja yang selama ini berantakan.

7. Sapalah Mentari

Bekerja di rumah bukan berarti sepenuhnya mengurung diri dan mengindarkan dari paparan cahaya matahari ya. Pada kesempatan pagi hari sebelum bekerja, usahakan untuk menyapa mentari pagi. Berjemur bisa jadi pilihan juga lho. Atau kamu buka jendela agar cahaya matahari masuk ke kamarmu. Suasana terang saat terpapar matahari bisa memberikan semangat tersendiri. Kalau saya sih biasanya akan melongok ke teras semenit untuk sekedar melihat suasana di kompleks. Sesi singkat ini cukup untuk membuat saya semangat.

Apabila dalam bekerja kamu menghadapi kejenuhan, menyapa udara luar bisa jadi pilihan hiburan yang diambil. Berjalan keluar dan tidak terus-terusan berada di depan layar merupakan cara paling ampuh melepas penat. Ya paling cuma sejauh teras, karena tak bisa jalan atau nongkrong di luar rumah kan.

8. Rencanakan Makan Sehari Sebelum atau Paling Lambat Pagi Hari

Awal-awal saya merasa kewalahan dengan segala hal yang harus diurus termasuk perihal makanan. Namun seiring waktu saya sadar jika merencanakan menu makanan sehari sebelumnya merupakan solusi terbaik. Memilih makanan bisa jadi perkara rumit, tapi jika proses ini ditentukan sebelum kita mulai bekerja rasanya beban berkurang banyak.

Atau bila kamu tidak memasak, menentukan opsi pilihan menu yang akan dimakan siang dan malam hari di pagi hari bisa jadi solusi terbaik. Kamu tak perlu dipusingkan mikir mau makan apa saat perut sudah kerocongan.

Namun bila kamu memasak, bisa menyiapkan pilihan menu di hari sebelumnya. Terkadang saya sudah menyiapkan bahan masak pada malam hari, sehingga bisa dieksekusi pagi hari atau malamnya. Atau kalau ada waktu saya masak pagi dan hangatkan siang hari. Semua disesuaikan dengan waktu yang dimiliki.

9. Pastikan Pekerjaan Rumah Sesuai Jadwal

<a href="http://www.freepik.com">Designed by Freepik</a>

Pekerjaan rumah seperti menyapu, ngepel, masak, cuci piring, cuci baju hingga buang sampah sebisa mungkin berjalan sesuai jadwal. Pekerjaan ini bisa banget dicicil sebelum kamu mulai bekerja. Kalau pekerjaan ini ditunda, sudah pasti akan menghantui kamu perlahan-lahan. Hal ini karena kamu akan bisa melihat langsung pekerjaan rumah yang terbengkalai itu.

Apabila sebelumnya kamu tak biasa turut tangan merampungkan pekerjaan domestik, ini bisa jadi waktu yang pas untuk membantu meringankan. Dulu saya pernah dibuat panik saat laundry langganan tutup, sementara rutinitas saya sebelumnya tak ada kegiatan mencuci baju. Atau ketika berada di rumah rasanya lantai jadi lebih mudah kotor karena jumlah penghuninya yang makin banyak. Untungnya masalah ini bisa diselesaikan dengan rajin mencuci dan menyapu sehingga kondisinya tak makin memburuk dan membuat suasana hati semakin terpuruk.

Dengan memiliki jadwal beberes dan tetap diselesaikan sesuai jadwal, beban berat itu akan pergi. Melihat ruangan atau rumah tetap terjaga pastilah meningkatkan mood kamu. Kondisi berantakan dan segala hal tertumpuk belum dijaman tidak akan memberikan semangat kamu bekerja, yang ada kamu akan semakin merasa terbebani.

<a href="http://www.freepik.com">Designed by Freepik</a>

Itu tadi beberapa hal yang bisa mulai kamu lakukan untuk menyiapkan diri menyambut setiap harinya, mengurangi kelesuan, dan menepis perlahan rasa bosan saat kerja dari rumah. Sesuaikan dengan kemampuan masing-masing yak, karena setiap orang itu punya kepelikan masalah sendiri.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Komunikasi Adalah Koentjie

Pernah merasa kesusahan dalam sebuah hubungan? Mau hubungan percintaan, atau hubungan pertemanan, atau mungkin hubungan profesional. Bisa jadi…
Read More

30DBlog: Foto Diri

Topik ini acak banget. Setelah kemarin sempat serius dengan pendidikan, lalu share blog-blog asik, eh sekarang minta foto…